Berdasarkan kebutuhan tersebut maka dibentuklah forum kerjasama Jember Besuki Sustainability Taskforce (JBST) yang terdiri dari Universal PT. Tempurejo, PT. Mayangsari, PT. Indonesia Tobacco International, PT. Mangli Djaya Raya, PT. Bumi Persada Tembako, PT. Kemuning Sari Tembakau, dan CV. Nyoto Sampurno, yang memiliki rasa dan keinginan yang sama dalam upaya untuk memberikan perlindungan kepada para petani terutama petani non-kontrak yang selama ini belum mendapatkan akses baik berupa informasi, pelatihan hingga fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan dan perlindungan kerja, agen proteksi tanaman dan pencegahan pekerja anak di industri Tembakau, JBST kemudian bekerjasama dan menunjuk CV. Imaji Sociopreneur selaku pelaksana program “Peduli Petani”.
Program "Peduli Petani" diluncurkan sebagai respons terhadap tantangan yang terjadi seputar dunia pertanian tembakau terutama di rantai pasokan dan proses hulu dari industri tembakau. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada petani terkait praktik-praktik pertanian yang aman, memfasilitasi distribusi Alat Perlindungan Diri (APD) yang sesuai, memberikan informasi tentang pentingnya penggunaan pestisida yang benar, serta memberikan edukasi untuk mencegah keterlibatan anak-anak dalam pekerjaan di sektor pertanian tembakau. Melalui laporan ini, kami berupaya memberikan gambaran umum mengenai pelaksanaan, pencapaian, serta dampak dari program "Peduli Petani" bagi komunitas petani tembakau non-kontrak di Kabupaten Jember.